Alamat vespa club

Scooter Batavia Club (SBC) , Jl. Bumi Indah, No. 25, Kebon Jeruk, Jakarta Barat.
Vespa Karawang Club (VKC) , Jl. Suroto Kunto Km-7, Karawang.
Kemayoran Scooter Club (KSC) , Jl. Kemayoran Ketapang, No. 12, Jakarta Pusat.
Purwakarta Scooter Club (PSC) , Jl. RE. Martadinata, No. 447-C, Purwakarta.
Sito Racing (SC) , Jl. Utan Panjang III, No. 8, Jakarta Pusat.
Vespa Club Bogor (VCB) , Jl. Trapi I D BT 12, Bumi Menteng Asri, Bogor.
Tanjung Priok Scooter Club (TSC) , Jl. Raya Plumpang Semper, No. 50, Tanjung Priok, Jakarta Utara.
Vespa The Most Wanted (VTMW) , Jl. Cikalang Girang, No. 26, Tasikmalaya.
Jakarta Vespa Club (JVC) , Jl. Wijaya Timur VI/21, Kebayoran, Jakarta Selatan.
Ikatan Vespa Cianjur (IVEC), Jl. KH. Hasyim Ashari, No. 62, Warujajar, Cianjur.
Penggemar Vespa Club (PVC), Jl. Tawes, No. 49, Rawamangun, Jakarta Timur.
Ikatan Vespa Sukabumi (IVSI) , Jl. Pelabuhan II, Gg. Masjid Waru Doyong, No. 17, Sukabumi.
King Blues Scooter (KBS) , Jl. Kalimalang Raya, Blok A, No. 1 (Toko Indri) Jakarta Timur.
Scooter Banten Club (SBC) , Jl. Kompl. Griya Gemilang Sakti, D II/6, No. 166, Cinanggung, Serang.
Kemang Independent Scooter Solidarity (KISS) , Jl. Kemang Timur Raya, No. 64, Jakarta Selatan.
Fans Antique Scooter Team (FAST) , Jl. Perun PJKA, No. 24, Padasuka, Cimahi. -
Milano Scooter Club (MSC) , Jl. Setia Kawan, No. 16, Pamulang, Ciputat. Jl. RE. Martadinata, No. 4, Cinangka.
Parahyangan Independent Scooter Association (PISA) , Komp. Taman Bukit Cibogo, Blok A 6/I, Leuwigajah, Cimahi, Bandung. -
Scooter Fans Club (SFC) , Jl. Gongseng Raya, No. 38, Cijantung, Jakarta Timur.
Scooter Owner Club Cipanas (SOCC) , Jl. Raya Pacet, Km 20, Cipanas, Cianjur. -
Budak Vespa Tangerang (BUDAVEST), Cisadane Motor, Jl. Pesanggrahan Timur No.56 Daan Mogot, Tangerang - Banten
Scooter Tasikmalaya Club , Jl. Ampera, No. 4, Tasikmalaya.
Fatmawati Vespa Club Jakarta (FVCJ) , Jl. Karang Tengah Raya, No. 2, Lebak Bulus, Jakarta Selatan.
Jawa Timur
Ikatan Pengendara Scooter Jakarta (IPASCO) , Jl. Syukur, No. 28, Lenteng Agung, Jakarta Selatan.
Nderek Scooter Team Bangil (NST-B) , Jl. Pandean, No. 663, Bangil.
Jakarta Italiano Vespa (JIV) , Jl. Kenanga I/161, Depok.
Banyuwangi Scooter Club (BSC) , Jl. Basuki Rahmat, No. 62 (Restauran Wina), Banyuwangi.
Ayama Vespa Club (AVC) , Jl. Batua Ampar, No. 1/5, Condet, Jakarta Timur.
Ponorogo Independent Scooter Alternative (PISA), Jl. Sawunggaling (Oendrowino Cafe), Ponorogo.
Marsela Scooter Club (MSC) , Jl. Manggarai Selatan III, No. 156A, Jakarta Selatan.
Vespa Motor Club (VMC) , Jl. Scorpio 43, Surabaya.
Jakarta Timur.
Malang Vespa Club (MVC) , Jl. Terusan Ijen 14, Malang.
Scooter Solidaritas Club (SSC) , Jl. Ciledug Raya, Gg. Muhasim, No. 41, Jakarta Selatan.
Creative Vespa Surabaya (CREVAS) , Jl. Pucangadi, No. 31, Surabaya.
Cengkareng Scooter Club (CSC) , Jl. Menceng Raya, No. 18, Jakarta Barat.
Scooter Surabaya Club (SSC) , Jl. Padmosusatro, No. 14B, Surabaya.
Vespa Tangerang Club (VTC) , Jl. Pesanggrahan Timur, No. 50, Tangerang.
Probolinggo Vespa Club, Jl. Kh. Hasan Genggong, PO.BOX 164, Probolinggo Jatim
Vespa Depok Club (VDC) , Jl. Lamandau I/72, Depok Timur.
Jawa Tengah
Paguyuban Penggemar Vespa Indonesia (PPVI) , Jl. Bintaro Permai II/28, Jakarta Selatan.
Yogyakarta Vespa Club (YVC), Jl. Bantul, Km. 4,5, Kweni, Panggung Harjo, Sewon, Bantul.
Paradise Scooter Club (PSC) , Jl. Raya Fatahillah, RT 003/004, Kelurahan Kalijaya.
Vespa Club Semarang (VCS) , Jl. Dr. Sutomo 43, Komp. TNI-AD Kalisari, Semarang.
Fanatis Vespa Club Bekasi (FVC-B) , Jl. Diponegoro, Gg. Karya Logam, No. 19, Tambun, Bekasi.
Ikatan Scooter Solo (ISSO) , Jl. Kalilarangan, No. 145, Solo.
Ikatan Scooter Cilegon (ISC) , Jl. Kakap, No. 18, Kav. Blok-C Ds. Masigit, Cilegon.
Vespa Club Semarang (VCS) , Jl. Banteng Raya, No. 9, Semarang.
Scooter Antique Depok (SCAD) , Jl. Srimpi III, No. 317, Depok Dua Tengah.
Ikatan Scooter Solo (ISSO) , Jl. Parangcantel, No. 11 Mangkuyudan, Surakarta.
Margonda Vespa Club (MVC) , Jl. Ridwan Rais, No. 97, Beji Timur, Depok.
Jepara Vespa Club (JVC) , Jl. Raya Batealit, Km 6, Bawu, Jepara.
Vespa Inter Club (VIC) , Jl. Raya Puncak depan Cibulan Indah.
Vespa Independent Club Kudus (VICK) , Jl. Bhakti 479, Ds. Burian, Kudus.
Mania Vespa Bogor (MVB) , Jl. Raya Semplak, No. 290, Bogor.
Pekalongan Batik Vespa Club (PBVC) , Jl. Jend. Sudirman, No. 137/167, Pekalongan.
Prabu Scooter Club (PSC) , Jl. Kran I, No. 60, Kemayoran, Jakarta Pusat.
Rembang Bangkit Scooter Club (RBSC) , Jl. Blora, Km 2, Rembang.
Vespa Inter Club Jakarta , Jl. Kutilang, D 28, Jakamulya, Bekasi.
Paguyuban Vespa Salatiga (PAVESA) , Jl. Tentara Pelajar 1A, Salatiga.
Lautan Vespa Club (LVC) , Jl. Cilandak II, No. 79, Jakarta Selatan.
Bahari Scooter Club (BSC) , Jl. S. Parman, No. 5, Tegal.
Sumatera
Ikatan Modifikasi Motor Vespa (IMMOV) , Jl. A Yani, No. 9, Slawi.
Vespa Club Bengkulu (VCB) , Jl. Kebun Veteran, No. 4, RT 007, Kel. Nusa Indah, Bengkulu.
Paguyuban Scooter Sragen (PASS) , Jl. Aipda. KS. Tubun, No. 26, Ringin Anom, Sragen.
Vespa Antique Club Lampung (VAC-L) , Perumahan Tanjung Raya Permai, Blok A-6, No. 29/30, Jl. Ratu Dibalau-Tanjung Serang, Bandar Lampung.
Paguyuban Scooter Klaten (PASTEN) , Jl. Wahidin Sudiro Husodo, No. 9, Klaten.
Vespa Owners Club Lampung (VOC) , Jl. Dr. Cipto Mangunkusumo, No. 19, Bandar Lampung.
Scooter Fans Club (SFAC) , Jl. Raya Jati Sawit 585, Bumiayu.
Jambi Scooter Club (JSC) , Jl. Raden Pamuk, No. 13, RT 03, Jambi.
Nusakambangan Vespa Club (NVC) , Jl. Jend. Sudirman 32, Cilacap.
Raflesia Vespa Club, Jl. Kebun Veteran, No. 4, Bengkulu.
Vespa Club Temanggung (VCT) , Jl. Subagyo V/67, Temanggung.
Penggemar Vespa Palembang , Jl. Angkanan, Gg. Lrg. Jambu, No. 2, Dipa Reja, Palembang.
Scooter Fans Club Banyumas (SFAC) , Jl. Karang Sawah, No. 209, Banyumas.
Medan Scooter Club (MSC) , Jl. Rajawali 44, Medan.
Mataram Scooter Club (MSC) , Jl. Minggiran, No. 56, Yogyakarta.
Palembang Fans Scooter, Jl. Angkatan 45, No. 2250 J, Palembang.
Ikatan Vespa Wonosobo (IVW) , Jl. Sirandu, RT 04/01, Wonosobo.
Metro Scooter Club (MSC) , Jl. Cut Nya Dien, No. 105, Lima Belas Barat, Metro, Lampung.
Mascoot Sragen , Jl. WR. Supratman, No. 13, Kliteh, Sragen.
Paguyuban Vespa Rajawali , Jl. Sam Ratulangi 258, Tanjungkarang Barat, Bandar Lampung.
Vespa Mania Kroya (VMK) , Jl. Lettu Suprapto, No. 1, Kroya.
Bali
Paguyuban Penggemar Scooter Solo (PPSS) , Jl. Soka 314, Badran, Solo
Denpasar Scooter Owner Club (DSOC) , Jl. Bumi Ayu, No. 14A, Sanur, Denpasar.
Batam
Ikatan Vespa Batam (IVB) , Jl. Komplek Taman Nagoya Indah, Blok M, No. 7, Nagoya, Batam.

copas from http://vespamonas5.blogspot.com/2009/01/alamat-vespa-club-scooter-batavia-club.html

paralel spul - lampu menjadi terang



Seperti pada beberapa artikel mengenai kelistrikan Vespa, spul merupakan salah satu komponen yang membangkitkan tegangan listrik. Besaran tegangan ini tergantung pada kumparan (besar penampang dan jumlah lilitan).

Pada Vespa 150 Super (VBC1) - VESPA 150 Sprint (VBL1) - VESPA 125 Super (VNC1) VESPA 125 GT (VNL2T) - VESPA 125 GTR (VNL2T) rangkaian kelistrikannya sama dan terdiri dari 3 Spul yaitu Spul Api, Spul Lampu Besar dan Spul Lampu kecil, bisa dilihat di pembahasan oniX sebelumnya Wiring Digaram.

Ketiga spul ini mempunyai peran masing masing, tentunya besaran arus pun berbeda, untuk itu oniX akan menjelaskan hasil percobaan yang telah dilakukan yaitu meningkatkan arus yang dikeluarkan oleh spul agar lampu pada Vespa menjadi lebih terang. Mohon beri komentar yah.. bila salah, soalnya belum sempat ukur berapa besaran arus yang dikeluarkan oleh spul tadi.

Untuk percobaan ini yaitu hanya menggabungkan (Paralel) 2 buah spul lampu besar, jadi spul lampu kecil tidak di pakai.



Bandingkan dengan gambar Default, Spul C tidak dipakai. Tambahan yaitu dengan Paralel 2 buah Dioda 6A fungsi sebagai penyearah dan penyetabil, karena sewaktu uji coba dengan bohlam 12V - 35W, lampu sering putus. Cahaya lampu yang dihasilkan pun menjadi lebih terang dibandingkan sebelumnya.


Apabila menginginkan pengembangan lebih lanjut bisa ditambahkan dengan Rangkaian Kiprok, sehingga bisa dipasang Accu. Biaya untuk pembuatan Rangkaian Kiprok sangatlah murah dibanding dengan membeli Kiprok Ducati he..he..he.., tapi fungsinya sama.



Keluaran Arus pada rangkaian ini mencapai 3A dan Tegangan 15V yang dihasilkan oleh IC LM2576-15V sangatlah cukup untuk supply Accu. Begitu juga input IC ini bisa mencapai 16V s/d 60V. Komponen Rangkaian Kiprok ini sangat umum dipasaran.

Rangkaiannya akan menjadi seperti ini



Selamat mencoba dan berkreasi.

Smoga bermanfaat

copas from  http://www.vespamaker.co.cc/2010/05/paralel-spul-dan-lampu-vespa-terang.html

Seputar accu

Memasang Accu/aki:
Vespa keluaran baru, generasi PX keatas, rata-rata telah disertai Accu. Dengan Accu yang telah terpasang memungkinkan Vespa generasi belakangan, untuk lampu sein - klakson tidak lagi memakai listrik dari mesin. Karenanya listrik yang dikeluarkan mesin menjadi stabil hanya untuk Coil/Busi dan lampu belakang dan lampu depan.
Sejalan dengan perkembangan fungsi kendaraan vespa, yang tidak hanya untuk keperluan hari-hari, maka tuntutan vespa generasi lama mempergunakan Accu sebagai penyimpan listrik juga banyak dikenakan. Pertanyaannya (1). Apakah Vespa keluaran lama juga bisa dipasang Accu ? Jawabannya tentu saja pasti bisa. (2), Bagaimana cara memasangnya, (3). Seberapa besar pemanfaatan Accu tersebut untuk mendukung kenyamanan berkendara dengan Vespa.
Hal yang perlu disediakan sebelum memasang Accu
1. Accu 12 Volt 10 Ampere (standard PX Ekslusive / Excel) merk apa saja, bisa GS, King, Yuasa, NS dll. yang beredar di pasar umumnya merk Yuasa dan GS.
2. Regulator empat (4) kaki. Merk regulator ini banyak di pasaran, yang standar vespa merk Ducati. Jika tidak mendapati merk itu bisa juga merk lain. Kisaran harga yang beredar di pasaran antara 25.000 s/d 125.000. Saran yang hendakmembeli, jangan mempergunakan yang berharga di bawah Rp 50.000 (tahun 2006/2007) sebab biasanya kualitasnya rendah.
3. Dudukkan Accu + karet pengikatnya
4. Dudukan Saklar accu (sudah siap pakai, tinggal beli di toko)
5. Jika diperlukan Elco 4000 micro farad. Elco yang bagus buatan Meksiko.
Setelah Accu dan regulator tersedia bagaimana memasangkannya (menginstalasi) di Vespa kita.
1. Sebelum memasang Regulator ada hal yang perlu diperhatikan tentang mengenal listrik yang dihasilkan dari dapur mesin (Spul). Listrik yang dihasilkan Spul antara vespa generasi satu dengan yang lain umumnya sama, biasanya ada 3-4 kabel, yakni untuk Lampu depan (warna kuning), Coil/Busi (warna hijau), body/massa (warna hitam) dan satu lagi (merah muda/biru) untuk lampu belakang. Untuk generasi sprint ke bawah untuk lampu depan dan belakang digabung jadi satu.
2. Ketika mau memasang Regulator, jangan lupa mengangkat tangki. ini diperlukan agar kita mengenali alur listriknya. Selain itu akan sedikit merubah kabel per-listrikan yang ada di bawah tangki dan akan mengebor untuk tempat dudukan accu.
Setelah mengenali listrik dan warna-warna kabelnya, selanjutnya kita memasang accu dan regulator, langkah-langkahnya sebagai berikut :
1. Buka boks bodi samping kiri
2. Angkat tangki bensin.
3. Setelah bok kiri dicopot, Bor untuk dudukan accu. Pasang dudukan tersebut sesuai selera kita, artinya mau sebelah kanan atau kiri kunci boks. Jangan terlalu tengah pas kunci boks.
4. Bor juga untuk dudukan regulator. Usahakan berdampingan dengan accu. Jika accu sebelah kanan, maka regulator sebelah kiri, atau sebaliknya
5. Pasang Accu di dudukannya. posisi - accu tempelkan ke bodi vespa. kabel saklar accu pasang di + nya accu dan sambungkan ke regulator.
6. Pasang Regulator di yang ada kaki/socketnya menghadap ke bawah.
7. Potong kabel bodi warna kuning dari dari arah spul (dibawah tangki ada sambungan) dan sambungkan ke kaki regulator posisi ke-2 dari kiri. Dan sambungkan setrum dari kaki ke-1 regulator ke kabel bodi sambungan yg tadi dipotong ( ke lampu depan)
8. Sambungkan kabel + accu yang telah memakai saklar ke kaki ke-3 regulator
9. Sambungkan kabel dari kaki ke-4 regulator (ujung paling kanan) ke body/massa
Kini accu dan Regulator telah terpasang dan siap dipakai. Jangan lupa jaringan listrik accu jangan digabung sama jaringan setrum mesin. Mesti terpisah.
Jika kita ingin mengoptimalkan accu, misalnya untuk keperluan tape, TV, lampu hias depan, klakson mobil, dll. maka pakailah accu yang ampere-nya lebih besar. misal yang 20 atau 26 ampere (accu jetski)
Jika pengisian ingin lebih optimal, pakailah Elco yang mempunyai kapasitas minimal 400 mf 2 buah. Cara pasangnya paralel-kan + dan - Elco. yang - sambungkan ke body/massa dan yang + sambungkan ke + accu ( gabung dengan yang keluar dari regulator

merawat Acuu/aki;
Accu untuk jaman sekarang menjadi benda vital untuk kendaraan bermotor, termasuk vespa. Accu perlu perawatan sebab setiap kali mesin dihidupkan, maka accu akan tersisi arus listrik.
Ketika arus listrik masuk ke accu, maka elemen dalam accu akan bereaksi. Reaksi dari accu inilah yang mengakibatkan (1) suhu air accu memanas lalu menguap, (2) kepala accu khususnya yang positif (+) akan ada penggumpalan dan biasanya menyebabkan karat.
Karena itu kontrol dan isi terus air accu, paling tidak sebulan sekali. Demikian juga kepala accu harus sering dibersihkan dengan kuas yang telah dibasahi pakai air panas.
Jika dirawat rutin accu awet dan terus bisa dipergunakan. Dan jangan dilupakan, jika scooter kita lamaa……. tidak dipakai lebih baik accu-ny dilepaskan aja. tuang / keluarkan air accu lalu simpan dalam kondisi kering dan terbalik. Maksudnya supaya lubang accu ada dibawah. Ketika hendak dipakai, lakukan pengisian air zuur dan air accu, seperti accu baru.
Perawatan tersebut diatas hanya untuk accu cair, sementara untuk accu kering tidak berlaku. Bagaimana untuk perawatan accu kering ?
Accu kering tidak perlu perawatan pemeriksaan air accu, tetapi karena dia tidakberair maka bebas perawatan. Hanya saja perlu diingat, accu kering punya musuh, yakni kepala accu tersiram air (pala + uatamanya). Jika pala + tersiram air biasanya listrik yang dihasilkan tidak maksimal. Musuh kedua accu adalah terjadinya hubungan pendek antara subu + dengan sumbu -. karena itu biasanya jika kita memakai accu kering, semua kepala accu ditutup lapisan plastik.

copas from http://vespamonas5.blogspot.com/2009/01/seputar-accuaki.html

"KEUTAMAAN SHALAT BERJAMAAH PADA AWAL WAKTU DI MASJID"


BERDASARKAN HADIST SHAHIH

Dari Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW bersabda : Andai manusia mengetahui kelebihan yang terdapat dalam adzan dan shaf pertama (pada shalat berjamaah), kemudian mereka tak mendapatkannya kecuali dengan mengundi, pasti mereka melakukannya. Andai mereka mengetahui kelebihan takbir pertama pada shalat berjamaah, pasti mereka akan berlomba mendapatkannya dan andai mereka mengetahui kelebihan yang ada pada shalat Isya dan Subuh (berjamaah), tentu mereka mendatanginya WALAU DENGAN MERANGKAK. (HR. Bukhari-Muslim)

Dari Abu Hurairah RA, Nabi SAW bersabda : Shalat berjamaah lebih baik dari shalat sendiri sebanyak 25 kali lipat, itu karena dia berwudhu dengan sempurna, kemudian pergi ke masjid dengan dengan tiada tujuan lain kecuali untuk melakukan shalat berjamaah semata, maka tidaklah ia melangkah kecuali setiap langkahnya diangkat kedudukannya satu derajat dan di hapuskan satu dosa. Bila ia telah shalat, para malaikat memohonkan untuknya rahmat selama ia masih berada di tempat shalat itu dalam keaadan tidak berhadast (para malaikat berdoa : Ya Allah, berilah rahmat kepada orang ini dan sayangilah dia). (HR. Bukhari, Muslim, Abu Dawud, Tirmidzi, dll)

Dari Ibnu Umar RA. Nabi SAW bersabda : Ganjaran / pahala shalat berjamaah lebih baik dari shalat sendirian sebanyak 27 derajat.(HR.Bukhari-Muslim)

Dari Abdullah bin Mas’ud RA, Aku bertanya pada Nabi SAW : Apakah amalan yang paling utama? Beliau SAW bersabda : SHALAT PADA WAKTUNYA. Aku bertanya : kemudian apa? Baginda bersabda : Berbakti pada kedua orang tua. Aku bertanya : Kemudian apa lagi? Baginda bersabda : Berjuang di jalan Allah (HR. Bukhari-Muslim)

Dari Abu Hurairah RA, Nabi SAW bersabda : Barang siapa berangkat ke Masjid di pagi atau petang hari, Allah siapkan hidangan di sorga setiap pagi dan petang. (HR. Bukhari-Muslim)

Dari Ubay bin Ka’ab : Ada seorang sahabat anshar yang sepengetahuan saya tidak ada orang lain yang lebih jauh kediamaannya dari Masjid selain dia, namun ia tak pernah ketinggalan shalat berjamaah, maka dikatakan padanya : Bagaimana kalau kau beli keledai saja untuk kau kendarai  di malam gelap dan  di waktu terik matahari? Jawabnya : aku tak mau tinggal di dekat Masjid, sebab aku ingin perjalananku menuju Masjid dicatat dalam buku amalku, demikian juga perjalananku pulang kerumah keluargaku. Kemudian Nabi SAW bersabda : Sungguh, Allah telah menghimpun pahala itu semuanya untukmu. (HR. Muslim)

Dari Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW bersabda : Sesungguhnya amalan seorang hamba yang PERTAMA KALI akan DIHISAB pada hari kiamat adalah SHALATNYA. Bila shalatnya baik maka ia beruntung dan selamat (memperoleh apa yang ia cita-citakan). Namun bila shalatnya rusak maka ia sungguh kecewa dan rugi. Bila ada sedikit kekurangan dari shalat fardhunya, maka Allah berfirman: Lihatlah apakah hambaKu memiliki shalat sunnah hingga kekurangannya pada yang wajib bisa disempurnakan dengannya? Kemudian SELURUH AMALNYA akan DIHITUNG BERDASARKAN PERHITUNGAN TERESEBUT. (HR. Tirmidzi)


Dari Utsman Ibn Affan RA, Nabi SAW bersabda : Siapa shalat Isya berjamaah, maka seolah-olah ia telah bangun (qiyamul lail / shalat tahajjud) separuh malam. Dan siapa shalat subuh berjamaah, seakan-akan ia telah shalat pada SELURUH MALAM. (HR. Muslim)

Dari Buraidah RA, Nabi SAW bersabda : Hiburlah mereka yang berjalan menuju Masjid di malam gelap, bahwa alam yang terang benderang disediakan untuknya kelak di hari kiamat (HR. Abu Dawud-Tirmidzi)

here you are